► Quote of The Day

"Peace cannot be kept by force. It can only be achieved by understanding. To understand Each Others, we must first know each others" -Anonym

Jumat, 28 Maret 2014

► UNDERCONSTRUCTION

Dengan hebatnya post Pertama ada yg ke-rewind, gara-gara pasang tanggal ke masa depan -_-. Dengan amat sangat harus diperbaiki dari awal lagi -_-. Sekian

Senin, 24 Maret 2014

► My Interpretation

P R E A M B U L E
*selamat ! ini adalah tempat kedua dimana anda membaca kata di atas*
**tempat sebelumnya pasti UUD 1945 :p **
========================================================================================
Voila loha-loha, akhirnya jadi juga buat blog untuk yang ke-1.621.201.891.414.251.149 kalinya haha, ga deng paling ini sekitar blog gue yang ke-8 ato 9 ato 10.

My Interpretation, apa itu interpretasi?
Sebelum kita cerita lebih dalam tentang nih blog, gue pengen jelasin dulu apa itu Interpretasi.
Jika kita melakukan browsing kita akan mendapati bahwa Interpretasi adalah Pemberian Kesan, Opini, Pandangan Teoritis(seseorang), Penilaian, Pengartian, atau Penafsiran atas Suatu Hal.
Bukan Penggambaran atau deskripsi.


Interpretasi ini pula yg membuat keberagaman sudut pandang, cara berfikir, dan menimbulkan banyak sekali perbedaan. Sekalipun apa yang mereka 'rasa'-kan diantara satu individu dan individu-individu lainnya itu sama, ☺ Tentunya Interpretasi mereka semua pasti akan berbeda.

Interpretasi adalah apa yang terlintas dipikiran individu terhadap suatu hal. Namun Interpretasi seseorang bisa juga dipengaruhi oleh lingkungan, misalnya pengalaman hidup, Informasi, Ilmu, pendapat orang lain, ikut-ikutan, provokasi dll. Contoh Interpretasi singkat gue,

"Jaman sekarang mah orang ngondek dianggap normal bray -_-"

Rumpi-rumpi tentang nih Blog *eh*, Blog terbaru gue ini akan sedikit lebih rapi, sedikit menghina orang(loh?), sedikit rumit, dan akan Banyak menginspirasi pret!, banyak nyelekit hati, dan banyaaakk lainnya deh pokoknya dijamin Rame cucok ah!! (eh jangan rame-rame ntar digrebek BNN)

Dibawah judul blog akan gue hiasi sedikit quotes gue sendiri (terkecuali post ini), dan di setiap awal post akan gue kupas dulu arti dari Judul yang gue buat baik secara Translet, maupun Harfiah.

Tujuan gue ngebuat nih blog sih sebenernya cuma buat latihan bikin tulisan aja (sekalian latihan bahasa inggris biar ga bego-bego banget, maklum agak jeblok -_-), sekaligus menyampaikan My Interpretation tentang dunia ini dari sudut pandang "Gue" pastinya. Sik aaassseeek.

Dan berhubung gue lebih leluasa menyampaikan semua pandangan gue lewat tulisan ketimbang lisan gue yang agak belepotan, maka gue persembahkanlah blog ini bagi jiwa-jiwa yang haus akan upil.


Dan selamat membaca untuk para readers setia yang ada di Indonesia, Malaysia, Tsubasa, Monako, Keroro, Hungaria, Zimbabwe, Etiopia, Turki, Tukul, Inul,
dan seluruh fans-fans setia, the ranggas(?), dari seluruh penjuru dunia.

'Cause this is My Interpretation...
nyambung syukur, ga nyambung yah baca lagi!!
Cucok deh pokoknya...
Enjoy it.


WARNING : Di blog ini kalian akan berhadapan dengan 'Pemikiran' seorang manusia yang terkadang tidak ada dasar ilmu-nya, jadi harap hanya untuk dibaca! Tidak untuk dipraktikan, dan Hati-Hati Terdoktrin (Membaca blog saya 2 pos dalam sehari dapat menyebabkan Keguguran, Kegalauan, dan Menopause) *apasih?*

ADVICE : Dianjurkan untuk membaca Isti'adzah(Ta'awudz), dan Basmalah bagi Readers sebelum membaca agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan *kesannya berbahaya banget nih blog -_-*

TERERETORET : Oh iya, kalo di dalam pos nanti ada Nama seseorang coba klik aja, itu nge-link ke Account FB/Twitter si Tersangka Biar kalian bisa langsung kenal si Doi. Tapi ada juga yang kagak sih. Oke siiiaap!

Disini gue lagi coba buat sistem Pos baru, jadi kalo mau lihat pos gue HARUS lewat daftar isi dibawah ini ↓ berhubung teknologi sekarang udah touch-touch-an jadi gue buat seperti ini deh, tinggal klik aja judul buku yang diinginkan *haha apasih ribet banget* Topik utama di blog gue ini adalah My Interpretation, kalo yang ada tulisan ANOTHER RED LETTER DAY itu selingan aja, cekibrot deh gan.

DAFTAR ISI INTERPRETASI :





ANOTHER RED LETTER DAY :

Minggu, 17 November 2013

► Our War Game !

 “We don't stop playing because we grow old; we grow old because we stop playing.” -George Bernard Shaw
========================================================================================
Tiba-tiba kepikiran buat pos beginian. (Setelah bosan sendiri membahas logika, imaginasi, agama, atheis, dkk)

Siapa yang gak pernah jadi anak kecil acungkan tangan!!

Ditengah maraknya mainan berbentuk Gadget, PC dan lain sebagainya yang berbentuk Teknologi. Disini niatnya gue mau bahas beberapa permainan zaman dulu yang sering dimainkan pas SD tapi kita ikuti dulu latarbelakang dibawah ini.


Latarbelakang :
Ya, (apaan baru mulai uda Ya), sedikit-banyak remaja dan orang dewasa saat ini kecewa dengan perkembangan teknologi. Kenapa? karena teknologi itu secara tidak langsung 'menghancurkan' masa kecil anak-anak zaman sekarang. Sekarang semua sudah berbau Teknologi, Gadget. Ya, anak kecil zaman sekarang jika dibandingkan zaman gue dulu udah gabisa dibilang anak kecil lagi.

Gadget, membuat anak kecil lebih sering natapin layar komputer/tablet/handphone ketimbang natapin wajah Ayah-Ibunya, Saudaranya, bahkan Temannya. Dengan gadget, anak-anak diarahkan untuk bermain kapanpun dan dimanapun. Teknologi Touchscreen membuat si anak jadi memiliki Kuasa penuh atas permainan tersebut, apapun yang ingin dilakukan anak itu harus dipatuhi oleh teknologi Touchscreen tersebut. Apa dampaknya? Ya, secara Psikologis (nonton TV kemaren lupa nama Psikolognya siapa) si anak akan megekspektasikan kehidupan di Dunia Real seperti Dunia Game. Semua yang di Dunia Real harus menuruti permintaannya. Kalau tidak, mereka bisa saja emosi bahkan hilang kendali. Dengan memanjakan anak dengan Game yang one-touch-get-everything si anak akan menjadi effortless.


Meskipun di khalayak masyarakat kita terdapat issue 'Game bagus untuk kecerdasan anak' (Game yang mana dulu nih?) Ya Mungkin , Tapi tidak baik untuk Psikis (emosional) anak tersebut jika terlalu sering. Batasi pemberian game pada anak kecil, bangun jiwa 'berkompetisi' pada anak. Anak-anak harus dibangun jiwa kompetisinya agar si anak lebih bekerja keras untuk mendapatkan sesuatu.

Zaman gue kecil dulu itu teknologi game yang populer masih berbentuk PS one. PS one ini hanya bisa dimainkan dirumah. Ga mungkin dong gue bawa-bawa tuh PS dalam ntuh tas terus main disekolah atau pas rekreasi atau pas perjalanan keluar. Nah itulah bedanya dengan anak zaman sekarang yang Game pun sudah mudah diakses dimanapun dan kapanpun.

Dengan ini, Saya mensugestikan anda untuk mengurangi/membatasi penggunaan Gadget pada anak dan gunakan sewajarnya. Biarkan mereka menghadapi dunia Real sebagai Manusia. Gotta face the day!

Back To OUR WAR GAME !
Dizaman gue dulu setiap istirahat mau itu 15menit kek, 30menit kek, kita pasti pergunakan untuk makan dan main. Bukan main Gadget yah (belom ada). Kita ini Laki-laki. Laki-Laki sejati pasti pernah main : Petak Umpet, Petak Jongkok dan Congklak Bentengan. :v

(Ada juga sih futsal jaman SD, pake bola plastik......
cap panda......
harga goceng.....
di warung kecil....
biasanya cari yg bermotif ...
atau berbentuk mirip Adidas Fevernova)

Namun Futsal sudah masuk ke kategori Olahraga. Jadi kita hanya bahas permainan saja yang benar-benar permainan.


Dulu kalo udah ngotot mau main Futsal, anak-anak langsung pada liar nyari bola, entah itu ke gudang, ke warung kecil yang jaraknya agak jauh, bahkan sampai ke pasar, Bela-bela-in jauh-jauh cuma demi futsal. Menggunakan bola plastik merek panda yang biasanya dicari batoknya dulu terus dibolongin abis itu dikasih pasir buat nutup bolongnya (ngeluarin anginnya biar gak bouncing). Berhubung bolanya sering rusak dan ilang, aktivitas beli bola ini pun sering kita lakukan. Tak khayal bolanya nyangkut di genteng pun kalo kita lagi pada gak punya duit buat patungan beli bola baru (padahal cuma goceng), dijabanin tuh genteng. Ya, itu masa kecil gue.

Kita juga ga bakal bahas permainan seperti Tamiya, Beyblade, Crushgear, Geared Yo-yo, Yu-Gi, Duel Master, Pokemon, GBoy, GBA, NDS, Internet, PB, Dota, SEAL, Ragnarok dll.

Kita hanya bahas permainan asli dari Nusantara yang tersapu bersih oleh zaman dan game and toy luar.

Eniwei yang paling spesial selain futsal tadi adalah 3 hal ini : Petak Umpet,  Petak Jongkok, Bentengan.
Dan itu yang akan kita bahas :D

PETAK UMPET
Petak umpet atau bahasa kerennya Hide-and-Seek. Petak umpet di setiap negara atau disetiap daerah punya aturan yang beda-beda. Dan yang dibawah ini petak umpet yang kami mainkan :

Ilustrasi. Doc: Google
Petak umpet sendiri adalah permainan dimana 1 orang (si Pencari/Kucing/Jaga) harus mencari teman-temanya yang sedang bersembunyi.

Sebelum memulai, biasanaya kita Gambreng dulu untuk mencari 1orang sebagai pen-Jaga. Lalu si pen-Jaga menghadap tembok (tidak boleh melihat) lalu menghitung mundur angka yang disepakati sementara pemain lainnya kabur untuk mencari persembunyian.

Tembok ini pula sering disebut sebagai Tempat Jaga/Inglo.  Jika si Pen-Jaga berhasil menemukan temannya yang sedang mengumpat, si Pen-Jaga harus menepok Tempat Jaga/Inglo tadi dengan menyebut nama temannya tadi. Para Pengumpat pun akan menang jika berhasil menepok tempat Jaga tanpa sepengetahuan si Pen-Jaga dengan teriakan Inglo. 

*Biasanya karena tempat persembunyian dan tempat Jaga ini sangat jauh, sangat memungkinkan untuk kita semua beradu lari jika ketahuan oleh si pen-jaga dan di zaman gue dulu orang-orang yang gak terlibat dalam permainan ini bisa diandalkan untuk menhadang laju si pen-Jaga saat kami adu lari, ya, kami memang licik.


- Rule of the Game
Kalau kita dulu main petak umpet aturannya kayak gini :
1. Peserta nya bebas mau seratus orang juga jadi.
2. Gambreng buat menentukan si Pen-Jaga
3. Si pen-Jaga menghadap tembok, terus kita colek dari belakang dengan menggunakan Jari. Si pen-Jaga terus berbalik dan memilih diantara 10 jari tersebut mana yang digunakan untuk mencolek tadi. Jika salah, maka setiap jari yang salah bernilai 10 hitungan. Misalkan si Pen-Jaga gagal menebak 3 kali (bernilai 30) berarti Hitung dari 1 sampai 30. Setelah itu diulang lagi proses yang sama mencolek si Pen-Jaga tapi menggunakan 1 dari 2 Jari telunjuk untuk menentukan kecepatan berhitung si Pen-Jaga entah Cepet/Lambat.
*Hitungan ini digunakan oleh si Pen-Jaga untuk menghitung saat permainan dimulai.
**Hitungan cepat/lambat dibedakan dengan :
Hitungan lambat : satu, dua, tiga, empat, lima, enam , tujuh, delapan...
Hitungan cepat : tu, wa, ga, pat, ma, nam, ju, pan, lan, luh...

GAME START
Pencari/Penjaga mulai berhitung sesuai kesepakatan
Pemain lain kabur mencari tempat persembunyian.
4. Area yang digunakan biasanya sebatas 1 Lantai Saja atau Sekolah. Diluar itu dianggap gagal.
Tempat yang digunakan untuk mengumpat harus 1meter atau lebih dari tempat jaga.
5. Pemain yang berhasil Inglo sebelum si Pen-Jaga disebut Pembela.
Pemain yang Tertebak oleh si Pen-Jaga disebut Sandera
6. Setelah permainan selesai Si Pen-Jaga seperti biasa menghadap Tembok. Lalu semua peserta berbaris secara acak. Si Pen-Jaga harus menebak salah satu pemain yang menjadi Sandera (yang berhasil ia tebak). Jika yang ia tebak adalah pemain yang menang (Pembela) maka si Pen-Jaga tadi kembali Jaga lagi. Dan mengulang dari awal permainan tersebut. Jika yang ditebak Sandera maka Sandera tersebutlah yang Jaga.
*Biasanya pas acak barisan ada lagunya (acak acak acak, acak acak acak, acak acak acak STOP!)
7. Waktu yang digunakan sampai istirahat selesai. Itu juga udah bisa beberapa kali main.

MENJADI PEMBELA
Pemain berhasil Inglo, Pemain menjadi Pembela (Biru).

MENJADI SANDERA
Gambar Kiri :
Pemain Ketahuan oleh Pen-Jaga  (biasanya ada suara alarm kayak di metal gear solid kalo ketahuan musuh)
Gambar Kanan : Pemain kena tebak (Merah), Pen-Jaga berhasil menyandera  1pemain.


MENENTUKAN GAME SELANJUTNYA
Pen-Jaga memilih secara random (hadap tembok) angka untuk menebak pemain dibelakangnya.
Jika Pencari/Pen-Jaga menebak Sandera, Sandera akan memainkan role sebagai si Pen-Jaga di game berikutnya
Jika Pen-Jaga menebak Pembela, Pen-Jaga akan kembali Jaga.

- A Tactic in Need
Entah bagaimana ceritanya, semakin sering main petak umpet, semakin pintar kita mengibuli lawan/musuh. Ya, Kami memang Licik. Baik saat kita sebagai Pen-Jaga maupun sebagi Pemain. Berikut ini adalah tehnik-tehnik yang digunakan kalo udah mulai sengit main petak umpet

TEKNIK KAMUFLASE
Gue yakin banyak yang menggunakannnya, pura-pura membaur dengan warga sipil siswa lain.
Jika keadaan aman langsung serang. Temen gue yang nemuin teknik ini namanya Ivan Setiawan.



TEKNIK KAMUFLASE BERJALAN
Menggunakan 2 atau lebih warga sipil temen untuk menjadi benteng sambil berjalan menuju Inglo
Kalo dalam perang sungguhan ini disebut Moving Fortress

TEKNIK MEMANCING IKAN
Gue nemuin teknik ini saat lagi males-malesnya gerak. Teknik ini digunakan saat kita menjadi Pen-Jaga
Karena semua Pemain dasarnya adalah merebut Inglo maka otomatis mereka akan datang ke tempat inglo dengan sendirinya,
1. Si Pen-Jaga harus pura-pura menjauh dari tempat Jaga dan tidak kelihatan oleh pemain lain. Mencari tempat persembunyian namun masih bisa memantau keadaan disekitar tempat Inglo.
2. Setelah terlihat ada pemain yang Berlari mendekati Inglo kita lalu keluar dari persembunyian lalu meng-inglo-kan nama mereka.
*Pengumpat harus dilawan dengan mengumpat*




► PETAK JONGKOK
Petak Jongkok, salah satu perang yang ada di masa SD dan udah hampir ga keliatan lagi eksistensi permainan ini. Permainan ini cukup simpel. Dimainkan oleh beberapa orang mungkin biar asik 5 or more kali ya.

Ilustrasi. Doc : Google
- Rule of the Game
Sebelum mulai seperti biasa kita harus mencari 1 orang tumbal untuk dijadikan tokoh antagonis, yaitu si pengejar/Kucing/Jaga. (Terbukti kan, hidup ga akan se-Seru ini tanpa tokoh antagonis :v). Si Pengejar ini tujuannya menyentuh/menepok salah satu pemain lain (biasanya sambil bilang 'kena !'). Dan pemain lain-nya selain si Kucing ini harus kabur sejauh-jauhnya namun biasanya Terbatas oleh area yang tidak terlalu luas. Jika pemain lain tersentuh oleh si Kucing maka pemain yang tersentuh kini menjadi Si Pengejar/Kucing, sedangkan Si pengejar yg berhasil mengenai pemain tersebut kini menjadi pemain.

- Jongkok State
Ada satu kondisi dimana si Kucing tidak boleh menyentuh pemain lain, yaitu saat pemain berada dalam posisi Jongkok. Posisi ini yang menyelamatkan para pemain dari kejaran Kucing. Ingat, permainan ini aman untuk orang dengan timbunan lemak berlebih di bagian perut, maksdunya orang dengan lemak-berlebih-di-depan boleh setengah jongkok, karena dikhawatirkan akan merobek celananya. Salah satu contoh pada jaman gue dulu adalah si

Namun di ingat juga, tidak semua Pemain boleh Jongkok. Misalkan dalam sebuah permainan ada 5 Pemain dan 1 Kucing. Nah si pemain ini 4 rekannya sudah Jongkok. Maka pemain terakhir yang belom Jongkok tidak boleh menggunakan Skill Jongkok ini. Ya, tidak diperbolehkan semua pemain Jongkok. Gaserudong. Jalan satu-satunya adalah pemain lain harus bangun.

- Bangun State
Bagaimana cara membangunkan pemain yang Jongkok?
Apakah Pemain yang terlihat boker Jongkok itu boleh bangun dengan sendirinya?
No, no, no. Ada 2 Cara :
1. Dibangunkan dengan cara disentuh oleh orang yang masih berada dalam Bangun State.
2. Menggabungkan kekuatan 2 orang yg berada dalam Jongkok State. Ya, pemain yang berada dalam Jongkok State boleh bergerak mencari kawannya yang lain namun masih dalam Jongkok State (kan udah dibilang ga boleh bangun sendiri). Jika sudah bertemu temannya 2 atau lebih, mereka tepokan atau gandengan terserah deh lalu boleh berdiri kembali dan masuk Bangun State.

Dan pemain yang dibangunkan dengan cara no 1 HARUS bangun apapun kondisinya saat itu. Jadi saat kalian tinggal sendirian dan ga boleh Jongkok kalian bisa Bangun Paksa deh Pemain Lain. Perlu diingat bangun state bisa kelihatan saat seluruh kaki sudah tegak lurus.

- Menyeret Teman ke Pintu Neraka State
Untuk lebih seru lagi, ada perlunya kita menyeret teman ke pintu neraka iseng. Kita bangunin aja teman kita yang lagi dalam posisi boker Jongkok State di dekat si Kucing. Jadi biar dia langsung kena oleh si Kucing dan Jaga deh. Terkadang hal-hal bodoh itu perlu. Life tastes better with a pinch of stupidity :v
 
Gampang kan... Simpel
Tujuan dalam game ini sih ga ada ujungnya, biasanya sampe bel kelar aja. Yang terakhir jadi kucing berarti dia kalah.


► BENTENGAN 
Kalo boleh buat Judul dari permainan ini, gue namain THE CHILDHOOD GREAT WAR. Mungkin kalo anak-anak cewek dijaman SD cukup jarang memainkan game ini (cukup jarang, berarti pernah juga, bahkan pernah juga cewek-cowok digabung). Permainan ini hampir sama serunya dengan futsal. Namun lebih Murah tidak perlu sewa lapangan, cukup cari tempat yang bisa dijadikan benteng saja. Sama menguras tenaganya dengan futsal. Berasa main Counter Strike tapi ga bawa senjata. Hanya modal Berani, nekat, dan Otak.

Ilustrasi. Doc : Google
Permainan ini sangat mengadu Brain, Speed and Power.  Kerjasama Tim juga sangat dibutuhkan dalam permainan ini. Kejujuran harus di junjung Tinggi. Keberanian dan saling Percaya.
Menarik kan? Anda Belom pernah mencobanya? Lets settle this game!

Permainan Dimulai!


Bentengan. Permainan ini bertujuan untuk merebut benteng tim lawan. Barangsiapa bisa menyentuh benteng lawan, maka lawan tersebut kalah.


- Rule of The Game
1. Kumpulkan Pemain (usahakan genap, kalo ganjil, diantara yang ganjil coba cari teman yg lemaknya berlebih terus belah dua).
2. Bagi menjadi 2 Tim. Pemilihan tim bisa dilakukan dengan gambreng. Hompimpalaiumgambreng!
3. Tentukan benda yang menjadi Benteng Kalian. Ingat! Bentengnya bukan benteng kerajaan yg gedenya ga kira-kira. Benteng disini biasanya berbentuk Tiang/Pilar. Standarnya sih Tiang Bendera, Pohon. Usahakan cari Benteng yang bisa disentuh secara 360° agar seru dan memiliki Range menyerang yang lebih luas.
4. Usahakan main di Lapangan atau tempat yang agak lebar. Kalo mau seru ditengah keramaian juga asik.
5. Siapa yang bisa menyentuh benteng lawan duluan dia yang menang.

- Menangkap Lawan
Disini kita juga bisa menangkap lawan dan menjadikannya Tawanan. Bagaimana Caranya?
Yak tepat, dengan meNepok lawan maka lawan tersebut akan menjadi Tawanan.
Berarti musuh juga bisa dong? Tentu. Hal ini berlaku juga bagi musuh, lalu bagaimana cara menentukan siapa yang jadi tawanan siapa jika saling menepok disaat yang bersamaan?
Yaitu dengan mengadu Umur Senjata. Ingat, Senjata disini adalah Tepokan. Tepokan siapa yang 'nilai' umurnya lebih Tua dialah yang menang.

Begitu musuh kalah maka ia menjadi Tawanan dan dia sekarang berada di Benteng Kita. Posisinya harus menyentuh benteng, entah itu tangannya, idungnya, pokoknya harus nyentuh itu benteng.

TAWANANBegitu menjadi Tawanan, pemain harus merapat ke Benteng Lawan.
- Counter Attack!
Nah, di posisi gambar diatas kita bisa lihat Tawanan 2 orang di benteng Pemain B. Pemain yang menjadi tawanan ini bukan tidak punya peran lagi dalam Game. Saat ditawan, mereka bisa saling berpegangan tangan untuk menjulurkan tangan sejauh mungkin. Barangsiapa dari Pemain A berhasil menepok Tangan sang Tawanan tersebut maka Tim A tersebut langsung dikatakan Menang.
 
COUNTER ATTACK!Jika kalian berhasil menepok teman kalian yang sedang dalam status Tawanan, maka pemainan berakhir dan kalian Langsung dinyatakan MENANG!

- Adu Tua
Adu Tua adalah cara untuk meresolve problem Umur Senjata diatas. Seorang Pemain dikatakan memiliki tepokan lebih Tua apabila Pemain tersebut baru saja menepok benteng sendiri.

- Recharge
Dengan cara menepok benteng sendiri maka umur tepokan pemain tersebut jadi Lebih Tua/Kuat dari semua yang ada diarena. Namun jika kita keluar benteng dan melihat ada pemain Lawan yang melakukan Recharge juga, berarti harus diakui bahwa pemain itu Lebih Tua dibanding yang lain. Ini yang sangat harus diperhatikan, kejujuran. Mungkin waktu SD kita masih polos kita masih mau mengakui, tapi pas udah gede kayak gini, orang-orang ga mau kalah sama musuhnya, akhirnya dia ga ngaku deh kalo dia Lebih Muda, dalam dunia orang dewasa Jujur itu sulit ditemukan.

- End This War
Permainan akan berakhir jika ada tim yang berhasil menyentuh benteng lawannya. Andai kata sampai batas waktu tidak ada yang berhasil menyentuh benteng lawan, maka permainan dinyatakan Seri sekalipun tawanan salah satu tim lebih banyak daripada tawanan tim lainnya. Namun jika memang harus diputuskan untuk mencari Kemenangan dalam sebuah kompetisi, maka peraturan Jumlah tawanan ini pun berlaku, siapa yang paling banyak menawan hatimu pemain lawan, tim dia lah yang menang.

- A Tactic in Need
Sekali lagi, taktik itu perlu, even in a game. Segala cara yang baik dan taktis pun perlu dikerahkan agar bisa menumbangkan lawan.  Berikut ini adalah beberapa taktik yang cukup taktis digunakan dalam permainan Bentengan :

TEKNIK KAMUFLASE
Selalu ingat pesan saya, Kamuflase itu penting. Ini adalah teknik membaur dengan lingkungan sekitar. Misalnya sedang main di lapangan sekolah maka manfaatkanlah orang yang sedang berlalu lalang di lapangan tersebut.
Dalam teknik ini dianjurkan juga untuk membawa Buku, menggunakan baju yang tidak mencolok, lihat keadaan kontur Geografis di sekitar carilah kamuflase apa yang paling memungkinkan.

TEKNIK PANCINGIni adalah teknik dasar permainan bentengan. Menggunakan satu orang sebagai tumbal dengan umur senjata yang lemah. Tidak untuk menyerang, hanya untuk menarik musuh atau menarik musuh ke tempat lain, ya biasanya si tumbal ini harus memilik speed diatas rata-rata.
Saat semua terfokus kepada si tumbal pemain lain bisa bersiaga langsung ke jantung pertahanan lawan.
Hal yang perlu diperhatikan adalah, karena tiap pemain berjumlah sama, maka posisi tiap tim juga eye on eye., tiap tim akan selalu menghitung jumlah pemain musuh, maka Teknik ini hanya akan berhasil dibawah 50%, kecuali jika dilakukan dalam medan yang cukup rumit untuk menipu penglihatan musuh, dan juga di tengah keramaian maka teknik sangat menyakitkan.
HINTS : 
- Dalam permainan bentengan dibutuhkan juga leader yang harus bisa mengkomandani dan mengakomodir pemain-pemain mereka, diperlukan rembukan taktik yang jitu. Juga ketergantungan leader akan informasi mengenai kapasitas mobility dari setiap individu baik kawan atau lawan.
- Ketergantungan berikutnya adalah medan yang harus dihadapi dan bagaimana pemilihan taktik yang tepat untuk medan itu. Dibutuhkan 1 orang untuk selalu menjaga benteng dan menghitung jumlah musuh yang tertangkap mata, kita anggap saja Visioner. Visioner ini bisa juga bertindak sebagai Leader.
-Pemain dengan lemak-berlebih-didepan juga dibutuhkan dalam berbagai situasi terutama untuk menghimpit /menekan pergerakan musuh, juga untuk melindungi benteng dengan badanya yang berlebih, maka tim memiliki keuntungan dengan 'lebar'nya yang dapat memenuhi 360° dengan cepat dan sempurna. Terutama jika ia dinaungi dengan speed yang tinggi, bisa menjadi ancaman yang mengerikan bagi tim musuh yang melawannya karena ia bisa berperan sebagai pemain menyerang dan bertahan
- Pemain bertubuh mungil bukan tidak diperhitungkan di game ini, fakta dilapangan saat itu, yg paling sering mem-benteng!-kan lawan adalah pemain bertubuh mungil ini. Pemain dengan tubuh mungil kita ketahui memiliki kaki-kaki yang lincah, semakin kecil kaki seseorang semakin mudah orang itu merubah arah larinya/melakukan feint. Sudah banyak bukti bahwa pemain kecil memiliki mobilitas luar biasa dibanding orang tinggi dengan panjang kaki diatas rata-rata. Ya pemain kecil ini JUGA sangat susah dilihat terutama dalam medan yang banyak orang lalu-lalang. Sebuah keuntungan luar biasa memiliki satu atau dua ekor makhluk ini dalam team

Anyway, sekian dulu dari saya, ingat dalam setiap permainan, gak pernah ada pemain yang tersia-siakan, sekalipun orang itu ga bisa ngapa-ngapain, selama masih ada yang bisa memberdayakannya, orang tersia-siakan-pun akan menjadi bencana bagi lawan.

Dan itulah sebagian kecil dari permainan-permainan masa lalu yang sudah sangat jarang dilihat oleh mata ini. Jika ada kekurangan dari post ini, kalian bisa menambahkannya sendiri mungkin dalam hati. Karena setiap orang memiliki pengalamannya masing-masing.

Pengalaman yang selalu Berharga.

Rabu, 13 November 2013

► Traditional Format

======================================================================================================
Indonesia
34 Provinsi, 13.466 Pulau, 237 Juta Jiwa.

Dan yang kita bahas disini adalah 300 kelompok etnik dan 1.340 suku bangsa. (BPS 2010)
Dari data diatas ini dapat disimpulkan bahwa Indonesia memiliki tingkat diferensiasi yang sangat tinggi. Suku bangsa ini pun yang melahirkan Adat istiadat dan Bahasa yang kental di daerahnya masing-masing. Tak khayal Adat Istiadat dan Keberagaman Bahasa ini pula lah yang menimbulkan Keberagaman.

Adat istiadat ini termasuk dalam Diferensiasi Sosial, yang mana kita tidak perlu khawatir adanya kecenderungan bentroknya adat karena Diferensiasi terbagi secara Horizontal (Semua Sama). Namun tetap saja sekalipun disebut Horizontal, masih banyak peperangan antar suku. Doktrin bahwa "'orang ini' tuh 'begini'" masih kental di masyarakat.

Perang Pandan - Tradisi Bali
Adat Jawa lah
Adat Sumatera lah
Adat Kalimantan lah
Adat Sulawesi lah
Adat Papua lah

Semua itu terdengar sangat kompleks di telinga. Terutama orang jawa yg kental dengan mitos, lalu Keraton dan sebagainya. Misalkan saja seseorang yang ingin menikah dengan keturunan Keraton, maka dia harus menjalani segala adat istiadat disana dari proses inilah itulah yang Tujuannya saja tidak jelas. Masih pake "Konon Katanya". Nikah saja mesti perhatiin tanggalannya, kliwon lah, wage, pahing dll. Masyarakat terlalu mengikuti leluhur suatu yang memang belom terbukti. Mistis yang tidak ada bukti penguatnya.

Sederhana saja lah. Kecuali kalau kalian ingin pesta meriah mungkin bisa dimaklumi, tergantung kekuatan dompet, tetapi kalau sudah memakai 'ritual-ritual mistis' yah Geezzz juga.

Gue punya Angan-angan untuk menghapus semua adat. Haha namanya juga angan-angan. Dan Angan-angan konyol ini akan menimbulkan pertentangan yang sangat keras terutama dari pemerhati Budaya, suku bangsa dan adat istiadat. Dan juga menimbulkan amukan masa dari setiap sudut suku. :v Dan angan-angan hanya akan kembali menjadi angan-angan. Tidak untuk dipraktekan.

Siraman - Tradisi Jawa
 
Mungkin cuma gue doang yang punya pikiran kejam seperti ini. Mengeliminasi adat satu per satu menghilangkan untuk selama-lamanya dan berpegang pada satu adat, yaitu adat Indonesia. Selama ini kita hanya dipersatukan lewat Bahasa saja. Kalo Tanah kelahiran?? Gak juga tuh, pasti ada yang bilang gue keturunan jawa, keturunan sunda, keturunan batak, medan bla bla bla dsb. Sadar tidak sadar kita memang hanya dipersatukan Lewat bahasa dan Bangsa, bukan Tanah air(kelahiran). Tanah air kita memang satu tapi tetap saja ada orang ini, orang itu, orang ono. Sampai kapanpun ya ga bakal nyatu. Bersatu hanya karena Sejarah dan Toleransi.

Saat ini kita bersatu di Indonesia hanya karena faktor sejarah dan kepentingan negara saja. Kalau menciptakan dan menumbuh-kembangkan negara tidak serepot apa yang ada sekarang ini, mungkin Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, IRIAN Jaya juga akan membuat Negara sendiri-sendiri.

Bukan berarti saya tidak suka Negaranya, Saya sangat bangga di Indonesia, hanya saja adat-adat kuno dan bahasa daerah yang terlalu kental menurut saya hanya memperlebar perbedaan.

Tapi itulah keberagaman, hal menyenangkan mengetahui kita memiliki Keberagaman yang luar biasa di Indonesia. Mungkin ini 'maksud' dari Tuhan menciptakan Keberagaman agar Manusia tidak Monoton dan Bosan meskipun terdengar aneh. Who knows lah... syukuri saja

Mungkin Post ini terdengar sedikit/sangat PROVOKASI. :v

Kredit to Para Pahlawan Pejuang Indonesia yang melahirkan Negara ini ke jenjang Dunia.

Rabu, 06 November 2013

► OVERLOGIC : Suggesting, Pressure, Dark Caster (Unknown Power)

 " 'Percaya' adalah salah satu kekuatan Terbesar Manusia." - R
======================================================================================================
Suggesting. Pressure, Dark Caster

Dari tiga kata ini, yang kanan kelihatannya agak serem gimana gitu.
SEBELUM SAYA MEMBAHAS 3 HAL DIATAS,
Izinkan saya menjelaskan tentang Logika dari pandangan saya.

Apa itu logika? kenapa harus terpisah antara logika dan imaginasi?

Dari bahasa yunani Logos, yaitu ilmu. HASIL pola pikir manusia. Kata 'hasil' ini saya tekankan karena benar, logika tercipta dari 'sudut pandang' manusia..

Tuhan (ibarat kan saja untuk case ini Superior Reasoning Power) menciptakan segalanya yang ada di alam semesta ini gue beri nama saja 'Superior Power'.

Lalu kita (Manusia) mempelajari 'superior power' tersebut. Yang sudah MANUSIA TAHU lalu dituangkan dalam LISAN maupun TULISAN. Pola pikir yang mereka dapatkan hasil pengamatan 'Superior Power' tersebut.

Kita misalkan saja 'Superior Power' ini adalah SEMUA yang BERLAKU baik itu benda, kejadian alam, hukum alam dll bahkan manusia itu sendiri, sebelum manusia meNAMAkan nya menjadi hal-hal lain (contoh : seperti penamaan benda 'pohon' 'awan' 'hukum newton' 'gravitasi'dll). Yang intinya manusia 'membatasi' itu semua ke dalam bentuk formula (rumusan), penamaan, sesuai nalar manusia. Inilah yang dinamakan Logika. Hasil pemikiran Manusia. Note that Tentu pemikiran ini berbeda dengan apa yang dipikirkan makhluk lain selain manusia.

Tak heran orang jaman dahulu (kita namakan si A) takkan percaya bahwa manusia bisa berpindah tempat dengan kecepatan 150km/jam. Karena Logika (ilmu) mereka belum sampai. Hal yang si A tidak percaya ini disebutlah sebagai sifat Imaginatif. Imaginasi ini adalah 'superior power' yang lain, yang tak bisa digambarkan ke bentuk Ilmu. Hanya berputar dikepala saja yang datangnya dari luar manusia maupun dalam diri manusia. Banyak orang salah menafsirkan kata Imaginasi, yang kebanyakan jadinya adalah Khayalan, bualan dll. Hakikatnya Imaginasi adalah pekerjaan akal dalam mengembangkan sesuatu pemikiran yang lebih luas (diluar Logika/Nalar) dari apa yang pernah dia dengar, lihat dan rasakan.

Nah lain cerita dengan orang masa kini (kita namakan si B). Dengan mudahnya mengendarakan motor dengan kecepatan 150km/jam. Dan menurut dia itu biasa saja. Kenapa? Karena mereka sudah menemukan Logika-nya kenapa hal itu bisa terjadi.

Yang jadi pertanyaan adalah....
Lalu, apakah semua hal yang bersifat Imaginatif bisa menjadi Logis?
Kalau kita bicara possibility seperti thread sebelumnya, Bisa saja itu terjadi. Masa depan siapa yang tahu.
Kalau kita bicara probabilitas kita akan kembali meneliti 'Superior Power' yang bersifat imaginatif berDasarkan Logika yang ada pada saat(zaman) itu. : yang terjadi pada contoh si A.

Jelas?! Pendapat saya ini belum tentu bener loh :v
Hati-hati terdoktrin oleh saya :v
(Cakep nih otak lagi encer, abis dapet pencerahan :v)

Lanjut ah bahas 3 hal diatas.

A. SUGGESTION (Suggesting)
Menurut kalian, apa kekuatan paling hebat yang dimiliki manusia selain daya Fikir?
Menurut saya sih ada tiga : Sugesti, Imaginasi dan Pressure.
Namun kekuatan yang dahsyat tentu punya Resiko yang dahsyat juga. Just hati-hati menggunakanannya.

Sugesti yang gue maksud disini bukan hanya sugesti dalam artian saran. Tetapi sugesti yang diterima otak lalu menjadi Mind Set di otak tersebut. Ya kekuatan Sugesti ini bukan hanya berisi command atau advice saja tapi juga berisi motivation. Tiga unsur ini yang dapat membentuk mind set seseorang. Dan inilah salah satu kekuatan manusia yang paling kuat menurut gue. Dengan mensugestikan diri sendiri kita bisa melakukan sesuatu, maka kita pun bisa melakukannya. Hal-hal yang kita takutkan akan sangat mudah terhapus oleh Sugesti ini. Bukan saja hal yang menakutkan, hal yang hampir tidak mungkin kita lakukan akan bisa kita lakukan jika kita bisa mengatur Mind Set kita sendiri dengan sugesti-sugesti yang ada.

Pasti kepikiran orang ini deh
Mungkin kalian bakal berfikir seperti pesulap-pesulap hipnotis macam Romy Rafael ya, dia bisa dengan mudahnya memasukan sugesti dan menjadikannya mind set, lalu melakukan hal-hal yang hampir tidak mungkin ia lakukan dalam keadaan sadar. Membuat orang tahan terhadap phobia nya, membesetkan golok ke tangan seseorang yang tangannya sudah di sugesti seperti beso. Percaya kah kalian? haha believe it or not, it works man. Entah dibalik itu semua ada ilmu hitam atau apapun, tetapi itu tetap bisa dilakukan oleh tubuh Manusia. Kita hanya perlu mengubah persepi dan Mind set.

B. PRESSURE
Lalu satu lagi kekuatan manusia yang sangat hebat, Pressure. Tekanan. Tertekan. Dengan rasa tertekan akan suatu kondisi, manusia akan dituntut untuk bergerak atau mati. Karena tertekan ini pula hal yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Contoh : - Besok kalian harus mencari uang 50 juta sudah ada di tangan. Bisa atau tidak?
Tapi jika kita kasih tekanan dan batas waktu.
Contoh : - Bayangkan orang yang paling kamu cintai di dunia ini sedang kritis dan harus di operasi besok, biaya operasinya itu seharga 50 juta. Dan harus disetorkan besok.

Masih mau bilang tidak bisa? Pasti dengan cara apapun kalian akan mencari uang itu. Dan membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin. Kalau Mind set manusia bisa diatur semudah itu, manusia tersebut akan sangat hebat. Tapi ingat, Tidak semua Manusia itu tahan banting :P. Pressure ini bisa saja malah membuat ia tertekan dan putus asa, lalu memilih jalan yang tidak dibenarkan atau malah bunuh diri. Karena itu saya bilang di awal, "Kekuatan yang dahsyat, punya Resiko yang dahsyat juga"

Saat kita tidak diberi pilihan lain selain maju, Manusia akan merancang sistem selnya sendiri menjadi Manusia seutuhnya. Saat kalian diberi pilihan Maju atau Mati, Manusia seutuhnya akan memilih Maju.

Lalu adakah cara menciptakan Mind set seperti itu? Kalo kalian memang lagi tidak tertekan, ciptakan saja kondisi Tertekan itu sendiri. Tapi sekali lagi kita hanya manusia yang dominan dikuasai kemalasan dan ketakutan.

C. DARK CASTER (Unknown Power)
Ini dia nih bagian yang serem. Dark Caster atau pengguna 'ilmu hitam'. Karena kita ga tahu apa sebenarnya ilmu hitam tersebut gue ganti aja jadi 'Unknown power'.

Tak dipungkiri praktek 'Unknown power' ini sendiri sudah ada sejak ribuan tahun lalu lamanya. Kekuatan yang asal-usulnya tidak jelas dan tidak bisa dijelaskan dengan Logika manusia. Percaya tidak percaya 'Unknown power' ini masih banyak kita temui dizaman yang serba logis dan modern ini dan terkadang membantah hukum alam yang berlaku sampai sejauh ini.

Apa itu Dark Caster atau 'Unknown power' ? Dijaman ini masyarakat kental mengkaitkan 'Unknown power'  itu dengan ilmu santet, pelet, kejawen kuno, kanuragan, perdukunan, sampai pesulap. Etcetera deh masih banyak contoh lain, itu yg ada di Indonesia, ga tahu deh diluar sana.

Kita ambil contoh paling simpel yang banyak dimasyarakat adalah pesulap. Bukan berarti gue mencap semua pesulap sebagai Dark Caster. Kan ada pesulap yang mengandalkan Trik, kecepatan tangan dll. Namun yang dibahas disini adalah pesulap yang dominan ada dalam bidang illusi. Para Ilusionis ini memiliki 'Unknown power' untuk memberi 'tipuan mata' pada anda atau meng-cast "Unknown Power". Contoh yang sering saya pernah lihat adalah Criss Angel, Demian, dll. Criss angel, dalam videonya klik nih. Ada beberapa hal yang tidak proporsional disana dengan editan kamera, kita bisa melihat video itu dipotong. Tapi saat manusia lepas tubuhnya menjadi setengah itu dan bergerak-gerak menurut saya itu sudah 'Unknown power' yang diluar nalar kita semua. Mungkin ada trik disana, entah tipuan kamera, skenario atau apa. Atau mungkin memang benar ada "Unknown Power" disana. Same case in David copperfield yang terkenal dengan Leviation trick, atau terbang tanpa bantuan apapun.

Pengalaman sedikit dari kakak gue, dulu dia pernah jalan di daerah salemba. Dia jalan terus disebelahnya juga ada cewek jalan juga (gak saling kenal kita umpamakan Mrs X). Selagi jalan, kakak gue dan Mrs X berpapasan dengan seorang laki-laki pake motor berlawanan arah. Lalu dengan hebatnya laki-laki itu tanpa saling kenal dengan Mrs X menepuk pundak cewek tersebut, kakak gue yang berjalan disampingnya hanya melihat Mrs X yang sedang terdiam. And then beberapa lama kemudian Mrs X naik motor bareng si cowok aneh tersebut. Pertama gue juga nanya kok sama kakak gue "ah mungkin itu kenalan nya kali". Tapi kakak gue yg mengalami dan melihat secara langsung tentu lebih mengetahui persis kejadiannya. Dan dia ngotot itu semacam "unknown power" itu tadi.  
Suddenly, Breathing... o_o!!



Beberapa waktu lalu, saya nonton televisi (udah agak lama sih) lupa acara apa, yang bintang tamunya saat itu adalah Ki Joko Bodo. Mungkin aneh kalo percaya dengan Ki Joko Bodo ato musryik :v. Dia menjelaskan kalo ilmu semacam ilmu hitam, kanuragan, kejawen dan yang lainnya itu memang ada dan bisa dipelajari oleh siapa saja. Dan saat itu pula dia mempraktekan di depan kamera secara live dengan mengambil salah satu random audience lalu ia hanya tinggal menempelkan tangannya di pundak/di muka (lupa) lalu orang tersebut seperti kehilangan kesadaran begitu saja tanpa ada embel-embel mantra dan lain sebagainya. (Eh jangan ketuker loh ya antara muka Ki Joko Bodo dengan Mad Dog)

Sekali lagi, hal Logis itu bukan hanya hal yang harus masuk Nalar saja. Tetapi hal yang kita belum ketahui ilmunya tapi memang bisa dilakukan, bisa saja hal yang tidak Logis di zaman ini, dimasa-masa mendatang akan menjadi logis seiring kemajuan ilmu pengetahuan. Karena Alam Semesta (S) bersifat infinite, kita gak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

Ya, hal-hal miring memang ada. Percaya atau tidak percaya.  
They. Do. Exist. 

Senin, 28 Oktober 2013

► A Blind Man with Medication

 "Selama Belom Mati, Jangan nyerah bro!" - R
======================================================================================================
Bukan, bukan, pos ini bukan tentang tukang pijit.

Eniwei, akhir-akhir ini ada sebuah statement yang sangat mengganjal hati, gue namakan saja A Blind Man with Medication, atau, Orang buta dengan (kemampuan)Pengobatan. Berhubung pos ini agak agamawi eh, jadi yang ga mau baca bisa klik tombol Back pada Browser-nya :D

Lanjut!

Back to the line, gue sendiri ini lagi muter otak harus gimana memulai pos ini hahaha

Pernahkah kalian melihat orang-orang disekitar kalian, pedagang kaki lima, pengamen dan anak jalanan. Apakah pengetahuan 'mereka' tentang Tuhan itu sudah cukup? Atau malah kebanyakan dari 'mereka' menjalani hidup hanya sekedar hidup saja.

Makan, Duit, Tidur, Kawin ?

"Kalau hidup hanya sekedar hidup, Babi di hutan juga hidup.
Kalau hidup sekedar bekerja, Kera juga bekerja."
- Prof. Dr. Haji Abdul Malik Karim Amrullah
(HAMKA)

Terkadang ada yang aneh saat gue melihat 'mereka' semua, tukang minta-minta di jembatan, dijalanan, depan mall dll. Entah kenapa pandangan gue tentang teman-teman gue yang sudah tinggi ilmu dunia dan Agama Buyar semua. Seolah itu percuma kalau masih banyak orang yang seperti gue lihat dijalanan itu. Gue gak tahu itu wajibkah bagi diri kita yang melabel diri kita sendiri sebagai 'pendakwah' untuk memberi ilmu Agama kepada mereka. Entah apa mereka masih menerima, atau malah kita yang dicaci maki karena mencampuri urusan kehidupan mereka.

Pernah sewaktu gue naik bus warna ijo (lupa arah mana, sunter ke gading gitu deh cuma ga sampe gading), disana ada seorang sopir dan kenek. Masing-masing dari mereka gue perkirakan berumur 30 tahun+ dengan perawakan (maaf) agak sedikit kumel.
Saat itu (maaf bukan maksudnya mau Ria) gue lagi membaca (you know lah) dibelakang bus dengan suara yang tidak terlalu keras. Lalu sang kenek yang dibelakang nimbrung "Itu bahasa arab ya?". Spontan gue hanya menjawab "Oh, iya bang"

Ada yang aneh gak? ya, dia bilang" itu bahasa arab ya", menurut gue ini sangat aneh dan dari situ gue mengeluarkan spekulasi :
1. Orang berumur 30 tahun+ ini tidak tahu kalau itu Al-Qur'an
2. Ia bukan Muslim dan tidak beragama Islam
3. Dari kata "itu bahasa arab ya" 70% gue yakin ia tidak memeluk agama apapun
4. 50% Gue yakin hal ini terjadi pada Istri dan anaknya (Jika ada)

Mungkin gue terlalu berspekulasi. Tapi lihat kenyataannya, ini membuat gue sadar mungkin ada ribuan orang seperti itu di Jakarta, mungkin ada ratusan ribu di Indonesia orang yang belum tersentuh Agama sama Sekali.
Dan hal lain yang gue dapati saat gue harus kembali ke barisan Mentoring dengan Bang Ridwan dan kawan-kawan, ya, kita mempelajari Islam, di satu rumah dalam satu lingkaran kecil yang terkadang hanya terisi 4-5 orang. Itu terjadi hampir setiap minggu, kita membicarakan kemajuan kita di universitas (kecuali gue), aktivitas organisasi, berita-berita tentang Islam mancanegara, berbicara Agama Islam dalam lingkaran kecil muslim dengan harapan menciptakan generasi Islam baru melalui sistem keturunan secara turun temurun. Tetapi Hey!

Bagaimana dengan orang-orang yang gue temui dijalan tadi, tak sedikitpun tersentuh pembahasan tentang 'mereka'. Bagaimana nasib 'mereka'? Akankah 'mereka' mati tanpa mengetahui Agama ini? Banyak dari 'mereka' hanya percaya "Ya, Tuhan memang ada", tanpa dilandasi Iman. Hanya percaya saja bahwa Tuhan ada, selebihnya ibadah dan Hukum agama-agama lainnya itu tak perlu.



Mungkin gue terlalu ikut campur akan kehidupan 'mereka' tapi setidaknya mereka tahu tentang Islam. Soal mereka terima atau tidaknya itu bukan kuasa kita lagi, minimal kita menyampaikan "ini loh Agama Islam".

Mungkin bagi orang-orang Kafir atau Non muslim yang membaca ini akan berfikir "dih berasa Islam agama yang paling bener aja"
Saran saya buat mereka-mereka cuma satu, setelah selesai baca tulisan ini, baca Semua Kitab-Suci yang kalian punya dirumah dari awal sampai akhir tanpa ada intervensi siapapun disana. Pahami Kitab itu menurut nalar kalian masing-masing, apakah itu 'perkataan' Tuhan atau Bukan?

***Oh sebelumnya gue pengen jelasin dulu kata Kafir diatas. Soalnya dulu ada temen gue ada yang tersinggung dengan kata Kafir.
Kafir itu dari bahasa arab, Kaf-Fa-Ra (pronounce : Kaf fa ro), artinya adalah Orang yang Ingkar. Maksudnya adalah Ingkar terhadap Islam. Berasal dari kata Kufur yang artinya Ingkar/Menolak.
Namun setelah masuk kata serapan di Indonesia, Kafir itu menjadi kata negatif(penghinaan). Makanya temen gue waktu itu ga terima dibilang kafir, karena dia pake bahasa Arab tapi pake pengertian Indonesia.***

***Oh iya sebelumnya juga bagi Muslim atau Non-Muslim yang sering menggunakan kata mukjizat pada suatu moment mendapat keselamatan, lebih baik hentikan. Mukjizat hanya milik Nabi, Karomah hanya milik Wali,  Ma'unah dimiliki oleh orang awan seperti kita. Jangan menggunakan bahasa Arab dengan pengertian bahasa Indonesia*** 

Lanjut!
Bener kan masih banyak orang seperti 'mereka' di jalanan dan kita merasa biasa aja tuh, mungkin ada yang berfikir "gue aja beragama masih belom bener, ah itu mah urusan petinggi agama aja" terkadang gue masih berfikir seperti itu, tapi ini bukan sikap yang benar menghadapi 'mereka'.

Lain cerita dengan orang-orang beragama Non-Islam disekitar kita. Darimana mereka mendapat Informasi tentang Islam? Walhasil dari mulut ke mulut, dari sikap muslim yang ada disekitarnya, dari yang di tivi-tivi preman berbaju gamis dan bersorban, dari buku bahkan dari internet.

Dalam sebuah perbincangan gue dengan sahabat gue tentang agama, dia menilai Agama Islam dari sebuah situs Internet (alisina.org). Hahaha lucu kan. Anda ingin mengetahui tentang Islam? Baca Kitabnya!!. Anda ingin mengetahui tentang Kristen? Baca Kitabnya!!. Anda ingin mengetahui Budha? Baca Kitabnya!!. Lucunya sahabatku ini adalah seorang yang pintar, orang yang ilmunya sangat tinggi jauh diatas gue terlebih gue ga kuliah, ilmu gue cuma sampah doang kali bagi dia. Tapi orang pintar itu tak selamanya Jenius. Ia memilih untuk berfondasi dari opini orang lain (alisina) ketimbang dari sumber Aslinya Langsung (Al-Qur'an). Dan dia sempat bilang bahwa dia ingin menilai agama dari pandangan dia sendiri tanpa doktrin dan pemaksaan Ideologi orang lain. Hahahaha LUAR BIASA sekali sahabatku itu! Dia terlalu pintar untuk gue jangkau, gue pun tak mungkin menjangkau dan mengerti statement yang memakan statementnya sendiri. Gue terlalu bodoh untuk itu.

Mungkin gue gak terlalu kenapa-kenapa sih dengan orang yang beragama non-muslim, kita masih tetap berdiri di rel masing-masing dan memiliki Hukum yang kuat sebagai fondasi agar tidak terjadi pencorengan HAM. Bahkan kita juga masih bisa hidup berdampingan. Membantu satu sama lain. Tetapi 'mereka' yang kusebutkan di atas itu gimana?  Sekali lagi gue gak tahu menolong 'mereka' itu wajib kita lakukan atau tidak, tapi kita pun jangan sampai tidak ada usahanya. Kalo dibilang wajib menolong pun mana buktinya? Hanya perbaikan Uang dan Gizi saja yang diberi. Pembimbingan Nilai moral dan Agama masih sangat langka.

Muslim zaman ini sangatlah banyak dan mayoritas, tapi mereka hening, terlalu sibuk oleh urusannya masing-masing

Terlebih di dalam Islam, orang yang meninggal dalam keadaan non-Muslim, akan dicabut nyawanya dengan sangat Kasar. Bukan kejadian saat Mati nya yah. Tapi proses penarikan ruhnya. Lalu saat di hari berbangkit kalian akan bertemu teman kalian yang Non-Muslim, lalu mereka pun akan protes kepadamu kenapa dulu kamu di dunia tidak memberitahu mereka tentang 'HAL' ini? mereka akan menuntutmu disana. Di dunia kalian hanya berteman dekat tanpa mengetahui akhir cerita kalian.

Ya inilah yang saya sebut "A Blind Man with Medication".

Saat teman kita sakit, kita punya obatnya, Tapi kita gak tahu mereka dimana, atau mungkin kitanya yang gak mau ngasih obatnya, atau yang lebih parah mereka tidak mau meminum obatnya. Seolah mereka Jauh, Padahal sangat dekat. Seolah mereka mati karena kita membiarkannya mati. Seolah mereka pasrah pada kematiannya.

Tidak ada agama yang Paling benar, Tetapi agama yang Benar pasti ada. Tidak mungkin kita Manusia yang berbentuk sama ini memiliki bermacam-macam Tuhan yang berbeda.

Agama, bukanlah status yang tertempel pada seseorang manusia dan bersifat kepemilikan.
Bukan Sesuatu yang tertera di Kartu Tanda Penduduk.
Bukan Formalitas ritual beribadah.
Bukan Penambah perbedaan, melainkan Pemersatu.
Bukan Jubah untuk terlihat Suci.
Bukan Alat Tukar dengan kekuasaan dan Harta
Bukan Alat manipulasi Politik

Tetapi sebuah petunjuk 
atau cara hidup yang benar dan beribadah. 
Karena berdoa berbeda dengan beribadah.
  
A  artinya Tidak, Gama artinya Kacau (Sanskrit). 
Agama seharusnya membuat sesuatu terlihat lebih teratur, 
Hukum yang Tegak, 
Fondasi Kehidupan, 
Standar/tolak ukur/Pembeda Benar-Salah, 
dan HARUS 
Mengatur semua Aspek Kehidupan. 

Segala sesuatu punya Hukum
Segala sesuatu punya Aturan
Mulai dari ciptaan paling Kecil di Semesta
Sampai ciptaan paling Besar di Semesta
Api Membakar
Magnet Menarik
Air Membasahi
Angin Menghembus
Galaksi Mengembang
 Begitu Pula Manusia, Harus Memilik Aturan dan Hukum
Agar semua berjalan pada Lintasannya.

Untuk para Atheis dan Agnostik
Kalaulah tidak ada agama yang benar dan eksistensi Tuhan masih kalian Ragukan,
Lalu untuk apa semua ini tercipta?
Keisengan Alam Semesta saja kah?
Seseorang yang ada dalam tubuh kita ini, apakah hanya keisengan semesta?
Yang hanya tinggal menunggu mati?
Kalaulah memang tidak ada Surga dan Neraka,
Kenapa kita harus bekerja untuk mendapatkan Uang?
Kenapa tidak mencuri tanpa ketahuan saja?
Kenapa? Kalian takut dikira mirip Kucing pencuri Ikan?
Kan tidak ada Neraka, Tidak ada Dosa Toh?

Kita Bukan Hewan, yang bergerak berdasarkan naluri
Bukan Tumbuhan, yang hanya berharap di dalam kepasrahan pada iklim
Bukan Bumi, yang hanya berputar-putar menunggu tubuhnya digrogoti Manusia
Bukan Waktu, yang mengalir begitu tak tentu arah dan tujuan
Bukan Ruang, yang terbentang luas tak berujung, menunggu tiba saatnya bersatu dengan waktu.
Bukan pula Bintang-bintang, yang menunggu cahayanya redup dan mati

Kita adalah makhluk yang dilebihkan Segala-galanya dari makhluk lain.
Ya
Kita
MANUSIA

Seneng sih melihat teman-teman yang semakin hebat dalam berilmu dengan tujuan memperbaiki negara ini, namun tak ada yang bertujuan untuk memperbaiki Manusia. Kebanyakan hanya memperbaiki Ekonomi negara, Hukum Negara, Statusisasi Kemakmuran, Pangan, Ilmu. Namun nilai-nilai moral dan Agama mereka hampir tidak tersentuh.

Tidak akan ada yang pernah menyangka akan jadi apa 'mereka' yang masih kecil dan tidak mendapat pengetahuan Agama dan Moral yang Cukup, akankah menjadi orang dewasa yang luntang lantung lagi? Ya gue tahu, ga semuanya seperti itu, tapi mayoritas nya seperti itu dan tak terelakkan lagi Terutama di Jakarta. Jangan ada lagi calon-calon anak berandalan. Hidup di dunia seolah 'mereka' tidak akan mati. Tidak tahu apa yang menanti 'mereka'.

Ini bukan hanya tentang 'mereka' yang secara ekonomi berada di Low Level. Namun juga para petinggi negara yang bermodalkan KTP Islam.

Karena negara hanya butuh orang yang berilmu dan bukan yang berakhlak baik, maka wajar terjadi Korupsi dan Nepotisme.
Orang ber KTP Islam takkan pernah menjamin Ke-Islam-annya.


Rabu, 23 Oktober 2013

► DEBATE MOTION : Logical Fallacy

 "Hindarilah berdebat sebisa mungkin, kalau pun harus berdebat jangan sampe Hard Feeling, Lebih baik ngalah" - R
======================================================================================================
Hola, setelah sekian lama berseluncur di Debate Club kaskus, ada satu hal yang pengen gue jelasin ke kalian, yaitu tentang Trik, eh bukan trik juga sih, Hints, eh bukan, Aturan? Bukan. Simak aja deh haha

Sebenarnya dalam  Islam, debat itu sendiri lebih baik ditinggalkan. Alangkah mulianya seseorang rela meninggalkan perdebatan yang tidak ada ujungnya (kusir) agar tidak terjadi Hard Feeling, sekalipun kita berdebat dalam Posisi yang Benar dan sebenar-benarnya benar.

Rasulullah SAW Bersabda :
“Aku menjamin sebuah rumah di pinggir jannah (surga) bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan berkepanjangan meskipun ia dalam kebenaran (al haq), juga sebuah rumah di tengah jannah bagi siapa  saja yang meninggalkan berbohong walaupun ia sedang bercanda, serta sebuah rumah di puncak jannah bagi siapa  saja yang berakhlak mulia.”  
(HR. Abu Dawud, Dinyatakan Hasan shahih oleh Syaikh Al Albani)

Ya gue termasuk orang yang sering berdebat, sekalipun tidak pernah face to face dengan orangnya.

Inti dari debat itu sendiri adalah 2 KUBU yang saling mengadu Argumentasi mereka masing-masing.
Debat  Formal harus ditengahi oleh Juri dan Moderator, agar di akhir debat bisa ditarik kesimpulan, kalau masih tidak bisa ditarik kesimpulan, separah-parahnya pake sistem Voting(Jarang dilakukan). Debat paling sering berakhir dengan Debat Kusir (gak ada ujungnya karena gak ada yang mau ngalah)

Dan debat sendiri biasanya bakal ngaco kalo udah pake emosi, seseorang bisa asal ngomong demi mempertahankan Argumennya. Maka debat sendiri menurut gue juga kurang efektif. Gue lebih milih Pengkajian Bersama suatu topik, jadi orang tahu akar masalahnya. Debat juga menjadi ajang Pembunuhan Kebenaran, JIKA, kubu Oposisi memilik pendebat yang PINTAR BICARA, namun juga juga bisa menjadi ajang Pembunuhan Kesalahan.

Anyway, langsung aja yuk keep smile!!
Langsung aja yuk kita bahas beberapa hal dalam Debat yang harus diketahui si Pendebat sebelum Berdebat agar Para Pendebat dapat berdebat dengan baik, benar, dan efisien. Enggak asal ngomong dan asal ceplas ceplos.

Kita akan berbicara tentang LOGICAL FALLACY

Logical Fallacy secara bahasa Indonesia adalah cacat pikir Logis. Sesat pikir Logis.
Logical Fallacy dalam perdebatan akan mengacaukan Logika berfikir, tidak objektif, dan tidak menyeluruh.

Ya dalam debat kalian akan menemukan Logical Fallacy dan kebanyakan kalian tidak tahu. Logical Fallacy ini tidak boleh ada dalam Debat karena Debat akan menjadi tidak efisien, malahan bisa ngalor ngidul.
Berikut ini contoh-contohnya mohon diperhatikan, supaya kalian ga nyasar saat berdebat dengan orang lain.

#1  Ad Hominem
Ad Hominem adalah keadaan dimana di saat kalian berdebat, kalian menyinggung /menyerang karakter lawan. Menyerang lawan karena sikapnya, status sosialnya, kekayaannya, sifat atau segala catatan negatif dalam hidupnya. Kalo gue sendiri bilang ini namanya pembunuhan karakter sebelum berperang, Tapi ini bersifat positif untuk orang yg kritis dan mencari ke-valid-an suatu data..
► Contoh :
- Bambang selalu dapat nilai jelek dalam semua mata pelajaran, jangan tanya pelajaran sama dia.
- Bambang kan bandar narkoba, pasti orangnya ga bisa dipercaya.

Ad Hominem ini pun terbagi lagi menjadi beberapa type :
a. Abusive, Penilaian Argumen lawan yang didasari oleh karakteristik/sikap/sifat si Lawan.
Contoh : - Kalo lawan debatmu pengguna narkoba, maka semua yang diucapkannya tidak bisa diterima.
b. Circumstantial, membuat argumen dari sebuah sumber, yang mana kalian gak yakin. Penggunaan kata "kayaknya", "iya kan ya?"

#2 Tu Quoque
Dalam bahasa inggris (You Also), (Lo Juga). Sesat Logika dimana kalian menunjuk lawan juga melakukan hal yang sama sehingga argumennya Invalid. Melawan Kritik, dengan Kritik.
Contoh :
- "Ah lo dapet nilai ulangan Matematika 9 hasil nyontek aja. Gue dong murni"
"Lo juga kemaren nyontek Fisika jir, dasar lu apet!"



 #3 Bandwagon
Bandwagon kalo dalam bahasa kitanya adalah 'ikut-ikutan'. Kalian menciptakan Argumen/Claim dari hasil 'ikut-ikutan' argumen orang lain, padahal kalian sendiri belom tahu kebenarannya. Ini termasuk yang paling sering kita temui di INDONESIA. Gue juga sering menggunakan kata-kata ini, dan berusaha untuk menguranginya.
Contoh :
- "Eh jangan buka payung didalam rumah, kata leluhur itu pamali"
- "Jangan masuk keruangan itu, kata petugas sebelah ada buaya darat"

Dimasyarakat kita mengenal dengan namanya EFEK BANDWAGON (bukan efek baygon yah), ini yang paling gue benci sama Orang Indonesia. Latah. Bukan Latah seperti Mpok Atiek yah (eh monyong eh monyong!). Tapi Latah akan trend, Gue sendiri SANGAT memperhatikan efek bandwagon ini dari kecil.
 - Pertama, jaman SMP sepatu Converse. Orang-orang semuaaa pada pake converse, mungkin gue doang yang enggak. Semua mengikuti Trend, inilah efek bandwagon.
 - Kedua, jaman SMA handphone BB (Blackberry). Orang-orang semua pada pake BB, menciptakan ilusi seolah-olah yang gapunya BB ga boleh berkomunikasi sama dia karena ga punya PIN. Itu termasuk gue juga karena memang gue ga suka BB yg OS nya tidak open source(ga bisa diotak-atik). Handphone dengan banyak kelemahan seperti BB kenapa banyak dipakai? Inilah efek Bandwagon, salute sama marketing BB. Dan Indonesia pun sempat sukses sebagai SASARAN empuk Research in Motion.
- Ketiga, Trend Jokowi. Jokowi dikabarkan sebagai Gubernur sukses di Solo. Dan wacana sukses jokowi di solo ini pun menyebar dari mulut ke mulut.
Dan banyak trend trend lain, fixie, 'Bapak Kamu...', Denim, kata 'Galau', dll.

#4 Burden of Proof
Burden of Proof, jika kalian mengeluarkan Argumen/Claim maka Argumen/Claim itu Harus bisa dibuktikan jika tidak maka akan menjadi cacat Logika. Dalam berdebat kalian tidak bisa menggunakan Claim yang masih ngambang.
Contoh :
- Newton bilang bahwa gaya gravitasi itu ada dan menarik manusia kebawah. Arguman ini valid dengan jatuhnya Apel dari pohon.
- Di masa depan nanti akan ada alat untuk Teleportasi. KARENA argumen ini belum terbukti DI ZAMANnya bisa dilakukan, sekalipun MUNGKIN dimasa depan ada, maka argumen ini masih masuk Invalid.

#5 Loaded Question
Ini adalah Cacat logika dimana kalian mengajukan pertanyaan dengan memasukan Asumsi(dugaan) di dalam pertanyaan tersebut. Segala sesuatu yang masih menduga-duga.
Contoh :
- Tadi pagi lo makan kopi atau minum roti?
- Besok kita jadi nyopet di 47 atau di DAMRI?

 

#6 Ambiguity
Ambigu, dalam Debat tidak boleh ada ambigu yang akan membuat sesat pikir.
Contoh :
- Ayam Bakar Padang (Ayam membakar Padang atau Ayam bakar masakan Padang?)

Well Itu adalah contoh-contoh Cacat Logika, atau Logical Fallacy yang bakal kalian temui dalam Debat. Sebenarnya ada SANGAT BANYAK logical fallacy, berhubung gue agak males jadi gue ambil yang penting-penting aja, Yang gue tulis disini adalah yang paling Banyak Kejadiannnya di Indonesia. Semoga pada dapet pencerahan dari postingan ini biar kalian gak asal mengeluarkan statement/claim/argumen dalam Debat.

Sekian dari saya kepada saya untuk saya, salam, eSCeTePe!

Rabu, 09 Oktober 2013

► Possibility vs Probability

 "Kampret adalah Saat kalian gabisa masuk blog sendiri karena tombol Log In nya Ilaaaang" - R (barusan kejadian)
======================================================================================================
Tereret jungkir balik
Tereret jungkir balik

Disini gue pengen jelasin 2 Hal yang 'Mirip' dan berbeda. <-- salah nih, ga boleh pake 'dan' ya
Ya, kedua saudara kembar beda ortu ini adalah Possibility dan Probability.

Sekilas mungkin sama, kalau di translate ke bahasa kita pun bakal mirip-mirip.
Apalagi kalau kalian translate pake Google Translate arti mereka berdua malah jadi sama yaitu "Kemungkinan"

Tahu perbedaannya? sebenernya itu bukan masalah bahasa inggris ke indo, tapi lebih ke Matematika. Ya anak yg jago Matematika lebih tahu perbedaannya. Atau anak-anak yg berkutat sama Fisika, mereka juga lebih tahu perbedaannya karena mereka belajar Possibility Theory dan Probability Theory. 

Here we go,
Disini gue bakal jelasin pake 'hasil tangkepan' gue sendiri, entah kalo kalian mau cari sumber lain atau pake 'tangkepan' kalian sendiri (karena ini blog saya :3 ). Gue hanya jabarkan secara sederhana ya  :

► POSSIBILITY
Possibility adalah kemungkinan, semua kejadian bisa saja terjadi, namun terbatas oleh Possible atau Impossible (Not Possible).

☼ Contoh :  Bambang besok akan pergi ke Rumah Sakit
Maka, Possibility-nya adalah :
- Besok dia Datang ke Rumah Sakit
- Besok dia Tidak Datang ke Rumah sakit

► PROBABILITY
Probability adalah kemungkinan dengan melihat adanya faktor 'X' (simpelnya apa ya, Random Variable kali ya). Kalo anak Matematika/Fisika pasti akan mentranslet kata ini lebih ke arah Peluang, bukan kemungkinan. Peluang terjadinya kemungkinan. Pilihannya yang kita hadapi pun beragam. Probable 99% (Yes/Sure), Probable 75% (Will), Probable 50% (Maybe), Probable 25% (I guess no), Not Probable (No)
* Note that angka persenannya itu perumpamaan

☼ Contoh : Bambang besok akan pergi ke Rumah Sakit
Maka Probability-nya adalah :
- Besok dia mungkin datang tapi telat
- Besok dia tidak datang karena harus mengerjakan tugas

- Dalam Probability kita akan menemukan faktor 'X' yang akan merujuk pada Pernyataan Pertama. (Bambang besok akan pergi ke Rumah Sakit)
- Adanya Pertimbangan akan faktor 'X' yang akan mempengaruhi hasil akhirnya yaitu Possibility.
- Hal yang perlu di ingat Probability bukanlah faktor 'X' tersebut. Tapi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi saat adanya faktor 'X' . Jadi bisa dibilang Peluang di dalam Kemungkinan.

Contoh gampang lagi :
Besok ayam saya masih hidup.
Dilihat dari Possibility : Ya bisa saja, bisa juga Tidak.
Dilihat dari Probability : Ayam itu terus dimasukin di kandang dan dikasih makan dan air maka Peluang untuk hidupnya tinggi. Hampir ga mungkin dia mati. Lalu ternyata Ayam itu besok Memang  masih hidup, maka Possibility yg berlaku jadi Ya.
Atau mungkin di Probability yang lain, ayam itu tiba-tiba keluar kandang. Jadi ada Peluang baru ayam itu selamat atau bisa saja ketabrak mobil. Ternyata ayam itu ketabrak mobil, maka Possibility nya tetep dapet yaitu Tidak.

MASIH GA NGERTI JUGA?
Contoh lagi :
"Aduh, gue takut berenang nih, entar kalau kaki gue keram terus tenggelam gimana? ga ada yang mau nolongin lagi"
Secara Possibility, ya bisa saja dia mati dan bisa saja dia hidup.
Secara Probability,
- Ya, dia keram, dia tenggelam, namun ada yang menolong, maka dia selamat.
- Dia tidak keram, tapi kepleset, maka dia mati.
- Ya, dia keram, dia tidak tenggelam karena keburu ditolong, maka dia selamat
- Dia tidak keram, dia tidak tenggelam, maka dia selamat
- Dia tidak keram, dia tidak tenggelam, para penolong pun sudah sangat siaga, tapi Zeus kesel liat tampangnya, terus dia disamber petir, maka dia mati

MASIH BINGUNG JUGA??!!
- Beli tiket dufan, cari wahana paling serem, nah pas mau naik, otak kalian akan berfikir. Nah disana terjadi spekulasi munculnya probability, dan menghasilkan possibility.
*Note that spekulasi beda ya dengan probability. Spekulasi itu untung-untungan

MASIH BINGUNG JUGA??!!
- Beli Baygon, jangan yang semprot, yang melingker-lingker, potek, tambahin mecin, TELEN.

Sekian dulu deh dari saya, itu uda ada 4 contoh masa masih ga ngerti juga mah keterlaluan namanya.
Kalo ada salah mohon dikoreksi namanya juga belajar, kalo salah tapi ga dikoreksi mah keterlaluan namanya.
CMIIW dah

Ingat ya Possibility dan Probability ini sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.
Bukan penting juga sih, tapi lebih sering 'Mengecoh' dan 'Dipermainkan'
Mengecoh dalem Statement
Dipermainkan dalam Perdebatan

Salam hangat terinbox, terdahsyat, terampuh untuk seluruh keluarga Indonesia.

Kamis, 19 September 2013

► Something, Somewhere went Terribly Wrong

 "Something, Somewhere went Terribly Wrong" - Anonym
======================================================================================================
Cuma menuliskan apa yang ada dipikiran saya -_-

Masyarakat,
Masyarakat tahunya Muslim = Islam.
Masyarakat tahunya Arab = Islam
Masyarakat tahunya Syiah, Sunni, Muhammadiyah, NU dll = Islam

Masyarakat tidak tahu perbedaannya, tidak mau tahu, tidak mau cari tahu dan sok tahu.
Masyarakat tidak ngerti perbedaannya, tidak mau ngerti dan sok ngerti.

Bukan maksud menghina masyarakat, namun begitu realitanya.
Baik masyarakat itu adalah Non-Muslim atau bahkan Muslim itu sendiri. Terkhusus diri saya sendiri.

Masyarakat,
Yang mereka tahu Islam = Arab, Iran, Iraq, Palestina, Timur Tengah, Muslim, Terrorist, ekstremis, Partai Islam dll.
Sehingga pengertian mereka jadinya; Orang Arab tukang kawin kontrak di puncak = itu tuh Islam
Sehingga pengertian mereka jadinya; Orang Muslim berbuat Zina = itu tuh Islam
Sehingga pengertian mereka jadinya; Orang di Partai Islam tertuduh korupsi = itu tuh Islam

Masyarakat tidak tahu perbedaannya, tidak mau tahu, tidak mau cari tahu dan sok tahu.
Masyarakat tidak ngerti perbedaannya, tidak mau ngerti dan sok ngerti.

Masyarakat menjalankan Agama sesuai dengan pandangan masing-masing
Masyarakat menjalankan Atheist sesuai dengan pandangan masing-masing
Masyarakat menjalankan Hukum sesuai dengan pandangan masing-masing
Sehingga terjadi perbedaan pandangan yang sangat signifikan di Masyarakat.
Sehingga terjadi perbedaan Tolak Ukur/Standardisasi SALAH dan BENAR.

Selama semua memiliki Tolak Ukur Salah-Benar-nya masing-masing,
Selama itu pula tidak akan ada persatuan.

Sebagian Masyarakat bilang "perbuatan X" ini Benar, sah-sah saja atau sudah biasa.
Sebagian Masyarakat bilang "perbuatan X" ini Salah.

Katanya Masyarakat sih "Toleransi"
Katanya Masyarakat sih "Hask Asasi"
Katanya Masyarakat sih "Kebebasan"

======================================================================================================

Masyarakat Tahunya kalo orang ulang tahun Umur mereka bertambah
Masyarakat Tahunya Kesetaraan Gender
Masyarakat Tidak Tahu umur mereka setiap Nano Detik berkurang
Masyarakat Tidak Tahu Kesetaraan Gender hanya akan memberatkan Gender yang lain

======================================================================================================

Sedih yang tak terkira saat gue mencoba masuk ke DC (Debate Club), terutama Thread tentang Agamis.

Disana gue banyak mendapati orang-orang yang MASIH berfikir bahwa kita ini adalah evolusi dari SAPIENS dan mereka BANGGA dan SENANG.

Perang argumen pun pecah setiap gue scroll tulisan itu ke bawah dan page per page

Mereka lalu membagi 2 kelompok untuk lebih mudahnya : EVOLUSIONIS (Realis) dan KREASIONIS (Agamis).

Saya jelaskan sedikit :

► Evolusionis adalah orang-orang yang saya sebutkan tadi diatas dan ingin nangis setiap kali melihat mereka. Mereka memiliki fundamental kuat berdasarkan teori Darwin, bahwa Manusia bentuk sekarang ini adalah hasil evolusi dari Sapiens, kata mereka, hanya itu alasan logis untuk eksistensi Manusia saat ini. Ya, mereka golongan Atheist, mereka mengaku sendiri dan mereka bangga. Golongan yang mengedepankan Akal. Segala sesuatu harus logis bagi mereka dan harus bisa dibuktikan dengan Sains, harus masuk akal. Dari sini saja saya sudah menyimpulkan bahwa mereka mengabaikan Probabilitas suatu Momentum dalam Semesta. Dimana Probabilitas ini memiliki Random Variable yang terkadang ga bisa mereka ukur pakai akal sehat.

Dan saya sangat sedih saya hanya bisa berdebat dengan ilmu yang pas-pas-an dan mereka malakukan Penjabaran yang begiiitu panjang, dan hanya bisa pasrah melihat mereka dalam ketidaktahuannya tentang Permainan dunia ini. Bagi mereka agama adalah Hasil Imaginasi manusia, Belum terbukti (padahal sudah banyak contohnya. Karena mereka mengira Agama hanya mengatur tentang Agama saja, gue gak tahu kalo selain Islam, tapi di Islam sendiri Agama itu mencakup semua aspek kehidupan mulai dari Politik, Ekonomi, Sains, Kedokteran, Sosial, Makan, Tempat tinggal, sampe Buang air kecil dan besar pun Sudah diatur etc, etc.).

Dari sini saya tarik kesimpulan lagi, bahwa mereka tidak bisa menerima sesuatu yang berbau Imaginatif. Balik dikit misalkan kita hidup tahun 500M. Kita bilang bahwa di masa depan Manusia akan terbang keluar angkasa. Dengan teknologi yang ada pada saat 500M, maka pasti orang-orang tidak akan percaya, dan itu hanya Imaginasi semata. Mereka tidak akan percaya bahwa manusia bisa berpindah tempat dengan kecepatan 250km/jam tanpa di dorong/ditarik (mobil). Itu kalau mereka ada di tahun 500M. Tapi bagaimana buktinya? Bisa kan? Sama saja seperti kaum evolusionis, mereka menganggap Agama hanya imaginasi, tapi coba nanti kita buktikan kalau mereka mati. Mau lari kemana mereka.

Dan lebih menyedihkan lagi, saya punya teman seperti itu, terlebih lagi dia adalah salah satu sahabat terbaik saya, dan yang paling menyedihkan... gue ga bisa nyelamatin dia saat ini. Gue udah coba jelasin ke dia tetep dia ga bisa terima, dia bahkan menekankan tentang Pemaksaan Ideologi. Jadi pembenaran yg gue coba terangkan bagi dia hanya PEMAKSAAN IDEOLOGI. Dan menurut dia itu sebuah DOKTRIN (sebuah ideologi yang belom diketahui kebenaranya). Gue ga bisa dan ga mungkin memaksakan dia untuk mengerti apa yang gue pelajari. Terlebih dia JAUH lebih pintar dari gue. Gue hanya berharap semoga dia bisa menemukan apa yang namanya Kebenaran dengan kemampuan AKAL DIA SENDIRI, tanpa opini, doktrin, atau sumber apapun dari orang lain.

► Kreasionis dalam forum itu adalah kita yang percaya bahwa manusia itu dibentuk langsung oleh Tuhan, tanpa perantara evolusi. Yang kebanyakan Kreasionis ini gabungan dari beberapa pemeluk Agama. Yang dominan memang Muslim. Tentunya kami tidak percaya bahwa kami ini berasal dari Sapiens. Kreasionis percaya bahwa sesuatu terjadi karena kehendak Tuhan. Kalau Tuhan menghendaki, maka sesuatu itu terjadi, jika Tuhan tidak menghendaki maka sesuatu itu tidak akan terjadi seberapa kuat pun usahanya. Jadi disini saya bisa simpulkan Probabilitas dalam Kaum Kreasionis itu Bersifat Tanpa batas (Infinite). Tidak terkekang oleh batasan. Segala sesuatu memiliki kemungkinan Untuk Terjadi. Bebas. Tidak terbatas. Imaginatif yang memang mungkin terjadi.

Mengutip dari Albert Einstein, "Logika akan membawamu dari A ke B, Imaginasi akan memabawamu kemanapun." Pengertian Imaginasi bukan sesuatu yang selalu tidak mungkin kan? bukan cuma hayalan kan? Tentunya kita sudah besar dan bisa membedakan Spekulasi dan Imaginasi. Malahan banyak Penemuan yang kini REAL berasal dari Imaginasi. Dan mereka bilang bahwa Imaginasi itu tidak bisa dibuktikan. Hebat!

Agama adalah sesuatu yang datangnya dari Tuhan dan diberikan ke Manusia. Jadi otomatis semua yang ada dalam Agama itu pasti terjadi, ibaratnya itu bocoran dari Tuhan. Bahkan kita lebih maju dari kaum evolusionis untuk beberapa aspek. Tapi yang jadi masalah adalah, Masih banyak yang belom mengetahui kebenaran sesungguhnya. Bagaiman kita tahu itu kebenaran sesungguhnya? Agama sesungguhnya? Lihat siapa yang membawakan, bagaimana perilakunya sehari-hari, apa yang ia telah lakukan dan apa yang telah ia capai. Bacalah apa yang dibebankan kepadanya yaitu Kitab Suci. Perhatikan satu per satu ajaran dari-Nya? adakah kecacatan? Jika masih ada kecacatan maka itu bukan dari Tuhan, karena sesuatu yang berasal dari Tuhan itu selalu Sempurna. Karena Tuhan itu sendiri Sempurna. Kebanyakan dalam kasus ini Kreasionis melihat kecacatannya itu dalam Manusia bukan dalam Agama, dan Langsung menJudge Agama yang Manusia itu bawakan cacat, tanpa menelusurinya terlebih dahulu. Agama itu bukan sebuah status sosial. Berhubung moyang kita banyak menggunakan bahasa Sanskrit, Agama itu sendiri artinya A = Tidak, Gama = Kacau, Tidak Kacau. Atau bisa diartikan lagi menjadi Peraturan. Agama itu bukan sesuatu yang melekat pada diri seseorang dan menjadi jati diri orang tersebut, melainkan Peraturan itu sendiri.

Sekian dulu dari saya
tubikontinyu